Kamis, 03 Maret 2016

Semester Baru di Bulan Februari?
#KamiTidakTakut
Hai-hai sobat chemist, tak terasa sekarang sudah bulan Februari dan kita tahu apa makna bulan ini. Bukan valentine lho ya, tapi merupakan awal baru di semester genap. Lalu bagaimana kabar IP, IPK, dan mantannya (bagi yang punya J)?
Untuk beberapa saat yang lalu, URL siakad.ac.id menjadi situs yang paling sering diakses. Yup, tidak ada satupun mahasiswa UNY yang tidak mengenalnya, situs yang menunjukkan hasil kerja keras kita selama satu semester (atau beberapa malam untuk sebagian mahasiswa). Situs ini juga menjadi situs paling menyeramkan untuk dilihat, bahkan lebih menyeramkan dari paada tanggal 14 Februari bagi para jones.
Jika memang kurang memuaskan, jelas kita harus segera move on dari kenagan buruk tersebut dan segera bangkit untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah. Jadikan masa lalu yang pahit sebagai cambuk semangat yang memacu kita agar selalu lebih baik. Jadikan pengalamanmu suatu pelajaran berharga agar tidak jatuh di lubang yang sama. Bagi kalian yang sudah mencapai target yang kalian tetapkan, janganlah cepat berpuas diri, kita harus segera menargetkan sesuatu yang lebih tinggi lagi.
So, sambutlah semester baru ini dengan penuh ketegaran dan keceriaan, biarkan yang lalu biarlah berlalu. Jadikan hal ini sebagai momentum perubahan untuk merealisasikan resolusi yang telah diucapkan.

Agenda Hima
Advokasi                                                      : Februari dan April
Regional Chemistry Science Day                : 27 Februari
Latihan Rutin                                           :Tiap Kamis malam minggu ke-3 Februari sampai minggu ke-4 April
Sekolah Ikahimki                                         : 5 Maret
Final Chemistry and English Competition  : 12 Maret
Kunjungan ke UIN Sunan Kalijaga             : 16 April                                  
Excellent Public Speaking (EPS)                : 23 April
Public Speaking School                              : 30 April
Buletin Al-Chemist Edisi 2                         : April

Mahasiswa Berprestasi
MAPRES
Halo Mahasiswa Jurdik Kimia. Gimana kabarnya ? Pasti baik-baik semua kan setelah liburan yang cukup panjang.
            Dengan mengangkat tema #kamitidaktakutsemesterbaru ini kita harus tetap semangat dan terus menguatkan mental. Oleh karena itu, salah satu cara untuk memacu semangat yaitu dengan termotivasi. Kali ini yang menjadi motivator kita adalah Nindyashinta Maharani Darnasmara. Perempuan yang lebih sering disapa Shinta ini merupakan Mahasiswi Prodi Kimia angkatan 2013.

            Perempuan yang memiliki hobby menari ini menekuni tari sejak Taman Kanak-kanak (TK). Dimulai dari sering melihat kedua orangtuanya yang menari memotivasi Shinta untuk terus belajar menari.  Menguasai tari pendet dan tari kreasi, Shinta pernah mengikuti 4 kali perlombaan dan merebut juara 1 sebanyak 2 kali, juara 3 dan juara umum. Sekarang Shinta lebih sering menari untuk mengisi beberapa acara yang memintanya untuk tampil.
            Perempuan yang lahir di Ponorogo, 15 Februari 1996 bercita-cita bisa jadi versi terbaik dari diri sendiri dan tentunya bisa bermanfaat untuk orang lain. Dengan motto hidup pada setiap hal yang indah selalu terselip perjuangan di dalamnya.
            Gimana, guys? sudah termotivasi, kan? Mari serentakan semangat dengan #kamitidaktakutsemesterbaru.
Hemm pesan buat pembaca yaa.. Kapanpun kamu merasa down banget, jangan pernah menyerah sampai di situ. Karena bahagia dan sedih itu sepaket di hidup ini. Percaya aja semuanya sudah diatur sesempurna mungkin oleh Yang Maha Sempurna. Yang jelas, sesuatu yang indah itu selalu butuh perjuangan.

SASTRA
Kala Hujan Menyapa

Kala hujan menyapa
Rintiknya hadirkan cerita
Menjemput kenangan didalam dada
Membias sukma
Memeluk  jiwa

Kala hujan menyapa
Setiap rintiknya adalah doa
Tentang raga yang tak lagi ada
Yang pergi meninggalkan luka

Kala hujan menyapa
Membebaskan hati dari rindu yang membelenggu
Mengusik memori yang tertata rapi
Mencipta kristal di pelupuk mata

Kala hujan menyapa
Ia tak pernah tau cara mengusir rindu
Andai rindu tau cara menjauh
Takkan kubiarkan ia selalu hadir
Di kala hujan menyapa

TIPS
TIPS MENGATASI RASA BOSAN DAN MALAS BELAJAR
Pernah merasakan tidak semangat untuk belajar? Rasanya bosan dan malas untuk mengggerakan badan maupun sekadar meraih buku di atas meja. Tentu ada banyak alasan mengapa kita melakukannya. Bosan dan malas adalah perasaan yang wajar dan manusiawi. Namun akan menjadi malasah jika dua perasaan itu dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya mengatasinya. Sebagai mahasiswa dan orang yang telah dianggap dewasa kita harus sadar bahwa terdapat tanggung jawab dan kepercayaan yang besar di atas pundak kita. Belajar dan meraih prestasi sebaik mungkin adalah salah satu tolok ukurrnya. Dan hal itu mustahil diraih jika terdapat rasa malas di dada kita.
Oleh karena itu, berikut beberapa tips untuk mengatasi rasa malas dan bosan ketika belajar. Semoga tips ini dapat menjadi rujukan bagi siapapun yang membutuhkan.
1.      Mengingat orang tua
Orang tua umumnya merupakan orang yang paling dekat dan sangat berarti bagi kita. Ketika kita semakin dewasa, kita akan semakin sadar bahwa orang tua adalah sosok yang telah melakukan banyak hal untuk kita. Kita akan selalu berusaha menjadi anak yang berbakti dan membanggakan mereka. Maka salah satu cara terampuh untuk mengatasi rasa malas belajar adalah dengan mengingat kerja keras orang tua. Di saat kita membayangkan berapa banyak peluh keringat orang tua untuk kita, maka kita tak akan rela bermalas-malasan lagi.
2.      Mencontoh teman yang tekun
Cobalah bayangkan ketika kita sedang bosan, suntuk, dan malas belajar namun di seberang sana teman kita tengah belajar dengan tekun. Ia sungguh-sungguh dalam belajar. Tidak ada kata main-main. Ia punya rencana untuk masa depannya dan ia menata step-by-step untuk menuju cita-cita tersebut. Lalu apa yang akan kita lakukan jika itu benar-benar terjadi? Apa kita hanya duduk diam menonton sementara kita membuang waktu yang diberikan oleh Tuhan? ‘Tapi itu kan mereka, bukan aku’. Jangan berpikir seperti itu. Terkadang masalah besar terjadi karena kita menyepelakan hal kecil di awal.
3.      Memikirkan masa depan
Biasanya ketika di awal kita sangat bersemangat untuk melakukan segala sesuatu. Namun seiring berjalannya waktu akan semakin banyak hal yang menyibukkan kita. Tak jarang semangat kita menjadi turun yang berdampat mengaburnya rencana yang kita susun di awal. Begitu pula rasa bosan dan malas disebabkan kita ‘lupa’ impian yang telah kita rencanakan. Dengan memikirkan cita-cita di masa depan kita yang belum teralisasikan maka akan mendorong dan menyuntikkan energi baru bagi kita.
4.       Menyeleksi lingkungan
Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi cara hidup kita. Tak bisa dipungkiri lingkungan merupakan salah satu pemicu baik-buruknya seseorang. Oleh karena itu penting memilih lingkungan yang mendukung tumbuh kembang kita. Sebaiknya memilih lingkungan yang mengajarkan nilai-nilai positif. Apabila lingkungan tempat kita berada kurang baik maka sebaiknya kita menyeleksi hal-hal di lingkungan tersebut. Hal ini tentu bukan hal yang mudah namun bukan tidak mungkin asalkan kita mampu berpikir jernih.
Nah sekian tips-tips buat menghadapi rasa malas belajar. Selamat mencoba dan semoga berhasil ^^

Sumber: Disunting dari berbagai sumber

INFO KIMIA
Tiga Ilmuwan Memenangkan Nobel Kimia untuk Penemuan atas Perbaikan DNA
Sepanjang sejarahnya, perihal DNA telah memenangkan penghargaan Nobel setidaknya delapan kali.

Gambar. (Jonathan Nackstrand/AFP/Getty)
Tomas Lindahl, Paul Modrich dan Aziz Sancar berbagi kemenangan dalam penghargaan Nobel bidang kimia 2015. Penghargaan untuk ketiganya diumumkan dalam konferensi pers pada Rabu, 7 Oktober di Stockholm, Swedia diberikan terkait penelitian yang menunjukkan bagaimana pemulihan DNA atas kerusakan yang dapat menyebabkan kanker dan penuaan dini.
Lindahl, Modrich dan Sancar menemukan cara yang berbeda tentang DNA yang memulihkan diri. Lindahl dari Institut Francis Crick di Hertfordshire, Inggris, menemukan bagaimana DNA akan pulih ketika sebuah blok disebut urasil dimuat ke dalam spiral ganda DNA dan bukan ke blok yang benar, Sitosin. Menurut Lindahl, hal tersebut terjadi 200 kali sehari di setiap sel tubuh, sehingga jutaan perbaikan diperlukan setiap harinya.
“Saya tahu saya sudah dipertimbangkan sebelumnya, tapi itu (penghargaan Nobel) masih merupakan kejutan,” ujarnya ketika memenangkan penghargaan Nobel. “Saya merasa sangat beruntung dan bangga telah dipilih.”
Sementara itu, Modrich dari Universitas Duke di Dunham, menemukan bagaimana DNA akan memperbaiki diri jika terjadi kekeliruan penyalinan ketika sel-sel mereplikasi diri untuk membentuk dua sel anak. Kedua helai DNA asli akan disalin untuk membentuk satu helai sel anak, yang mana kadang-kadang DNA tersebut tidak disalin dengan benar. Modrich menemukan bagaimana sel-sel memperbaiki masalah ini melalui proses yang disebut mismatch repair.
Sancar dari Universitas North Carolina di Chapel Hill menemukan bagaimana DNA rusak akibat sinar matajari dan agen penyebab mutasi seperti asap rokok, dan bagaimana sel-sel memperbaiki kerusakan melalui proses yang disebut pemulihan eksisi nukleotida.
"Tiga pemenang penghargaan Nobel bersama-sama telah menjelaskan mekanisme dasar yang membantu untuk menjaga integritas genom kami," kata Claes Gustafsson selaku ketua Komite Nobel Kimia.
Sepanjang sejarahnya, perihal DNA telah memenangkan penghargaan Nobel setidaknya delapan kali:
1962, sebagai satu yang terbesar, untuk penemuan struktur DNA, diberikan kepada Francis Crick, James Watson dan Maurice Wilkins.
1980, untuk rekombinasi DNA.
1989, untuk penelitian yang menunjukkan bagaimana RNA mengkatalis reaksi.
2001, untuk mekanisme pembelahan sel.
2002, untuk penemuan atas kematian sel terprogram.
2006, untuk gangguan RNAi.
2009, untuk cara ribosom membuat protein.
2015, untuk mekanisme perbaikan DNA.
(Ilham Bagus Prastiko | Sumber: New Scientist)

RESENSI FILM
Romansa : Gending Cinta di Tanah Turki
Film Drama Indonesia "Romansa : Gending Cinta di Tanah Turki" merupakan film yang berasal dari Indonesia dengan genre Drama. Film ini akan disutradarai oleh Bambang Drias dan diproduseri oleh Tity Hatta. Sejumlah artist top Indonesia akan bermain di film ini seperti Vicky Shu, Ramon Y, Dikta Wicaksono. Rencananya film ini akan ditayangkan pada bulan maret tepatya tanggal 17 Maret 2016.
Film ini bercerita tentang dua orang mahasiswa yang sedang melaksanakan studi karena mendapatkan sebuah beasiswa, yaitu Bima dan Timmy. Timmy mengajak untuk ikut dalam taruhan bola dengan memakai uang tunjangan kuliahnya. Tapi keberuntungan tidak di tangan mereka, mereka kalah taruhan. Alhasil mereka harus menanggung hutang yang sangat besar. Mereka pun memutuskan untuk berjualan kebab dan ice cream. Namun tidak semudah itu, di Turki ada larangan bagi mahasiswa yang mendapat beasiswa tidak boleh bekerja, dan gara gara itu mereka selalu menjadi incaran petugas.
Di suatu hari kekasih Timmy yang bernama Bella akan datang ke Turki dengan saudaranya yang bernama Tarra. Di Turki, Bella akan menunjukkan bakatnya untuk menari di kedutaan Indonesia. Sedangkan Tarra di Turki ia akan mengambil kursus singkat menulis yang dimana tempat kursus itu adalah tempat dimana Timmy dan Bima berada.
Mengetahui Bella di Turki sedang tengah berpacaran membuat ayah mereka memaksa mereka untuk pulang kembali ke Indonesia. Namun terkendala karena bujukan tante Pretty, ayahnya pun mengalah tetapi memberikan syarat yaitu Tarra juga harus mempunyai pendamping hidup alias pacar.
Tarra dan Bima pun dijodohkan oleh Bella dan Timmy. Tetapi Bima memberikan satu syarat dimana Bella harus melunasi hutang hutang mereka dengan memberikan sejumlah uang yang banyak.
Awalnya Tarra merasa bahwa ia telah ditipu, namun hati tidak bisa dibohongi. Tarra pun juga memiliki hati pada Bima. Mereka berdua pun pacaran, Bima berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kepercayaan dari Tarra. Akhirnya Tarra pun mau menerima Bima dengan sepenuh hatinya.
Detail Cast and Crew Film Romansa : Gending Cinta di Tanah Turki
Genre : Drama
Produser : Tity Hatta
Sutradara : Bambang Drias
Penulis Skenario : Alim Sudio
Pemain Film :Ramon Y Tungka sebagai (Bima), Vicky Shu sebagai (Tarra), Ray Sahetapy, Pradikta Wicaksono, Tistha Nurma
Tanggal Tayang : 17 Maret 2016
Rumah Produksi : Master Cinema
Durasi : 90 Menit










0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah mengunjungi website resmi Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNY
"Hima Kimia 2018, Kembangkan Diri, Berdedikasi, Wujudkan Himaki Jaya"

AGENDA HIMAKI

AGENDA HIMAKI
DIES NATALIS JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA KE 62

GALERI HIMAKI

GALERI HIMAKI
Dokumentasi Agenda Himaki
HIMAKI UNY. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Pengunjung 2018

admin

Arvian : 085741331362

Entri Populer