Oleh: 🐝
Filosofi:
Momen sunyi tepat sebelum hari benar-benar bangun. Di ketinggian ini, hawa dingin menusuk sampai ke tulang, tapi garis jingga di ujung timur pelan-pelan menghapus rasa lelah semalaman menanjak.
Lautan kabut dan awan masih pulas menyelimuti lembah di bawah sana, memeluk kerlip lampu kota yang mulai padam satu demi satu. Melihat siluet gunung berdiri begitu kokoh di balik cahaya fajar rasanya bikin kita sadar sekecil apa pun langkah kita kemarin, pagi selalu datang menawarkan harapan baru yang bersih, tanpa menghakimi.
Di antara sisa pekatnya malam dan hembusan angin puncak, fajar perlahan merekah. Di bawah, lautan awan menenangkan bumi, di depan, siluet gunung mengingatkan pada keteguhan hati. Terkadang kita butuh naik lebih tinggi hanya untuk menyadari bahwa hidup selalu punya cara indah untuk memulai kembali.
Punya karya yang ingin dibagikan? Kirim sekarang dan jadi bagian dari REAKSI!

Terima kasih telah mengunjungi website resmi Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNY.
0 Komentar