Makna di balik Simbol Semicolon

 


    Semicolon adalah sebuah tanda baca berupa titik koma yang bisa diartikan dalam berbagai hal. Biasanya dalam Bahasa Indonesia, semicolon digunakan sebagai pemisah kata penghubung kalimat sejenis. Sedangkan dalam Bahasa inggris semicolon digunakan sebagai pengganti konjungsi. Mungkin bagi sebagian besar orang semicolon hanyalah sebuah tanda baca. Namun, siapa yang menyangka bahwa semicolon mempunyai makna tersirat dalam dunia psikologis?
    Orang pertama yang mengaitkan simbol semicolon pada dunia kesehatan mental adalah Amy Bleule. Pada tahun 2013, ia bersama sebuah lembaga kesehatan mental non-profit bekerjasama mendirikan Semicolon Project. Semicolon Project merupakan sebuah gerakan yang dibuat Amy untuk menghadirkan kembali harapan bagi mereka yang sedang berjuang dengan kesehatan mental seperti bunuh diri, self-harm, hingga kecanduan. Gerakan ini dilakukan dengan menggambarkan sebuah tato simbol titik koma di tubuh kita. Misalnya pada pergelangan tangan, kaki, atau bagian tubuh yang lain.
    Melalui websitenya, Project Semicolon menyatakan bahwa, tanda yang diukir berbentuk tato mengingatkan mereka agar bisa mengendalikan dirinya masing-masing. Sehingga ketika keinginan untuk menyakiti atau bunuh diri itu timbul kembali mereka mampu mengendalikan dengan baik. Selain itu, mereka juga membuat sebuah video berdurasi sekitar 6 menit yang membahas secara mendalam tentang makna dan penggunakaan tato semicolon. Project video ini dipersembahkan untuk memberi semangat, harapan, dan cinta bagi orang-orang yang sedang berjuang melawan diri sendiri atas depresi, self-harm, sampai percobaan bunuh diri. Alhasil, banyak remaja dan orang-orang dewasa lainnya terinspirasi serta ingin bergabung dalam komunitas pengguna tato semicolon.
    Titik koma adalah tanda baca yang penting dan merupakan simbol yang tepat untuk mereka yang tengah berjuang. Seperti kata Amy, "Sebuah (tanda) titik koma digunakan ketika seorang penulis bisa memilih untuk mengakhiri kalimat, tapi mereka memilih untuk tidak mengakhirinya. Penulis itu adalah Anda dan kalimat tersebut adalah hidup Anda". Meskipun kecil, semicolon memiliki pesan untuk mereka bahwa masih banyak hal dalam hidup mereka yang menunggu didepan sana daripada apa yang mengganggu mereka dibelakang sana.

 
Sumber:
https://www.asecondchance-kinship.com/suicide-prevention-the-significance-of-the-semicolon/
https://gensindo.sindonews.com/read/367650/700/makna-tersembunyi-simbol-semicolon-ternyata-terkait-kesehatan-mental-1615982613
https://rsud.brebeskab.go.id/home/baca-artikel/49-Mengenal%20Simbol%20Titik%20Koma%20Dalam%20Project%20Semicolon
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah mengunjungi website resmi Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNY