TENTANG

Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNY merupakan organisasi kemahasiswaan yang berkedudukan di bawah naungan Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY serta dibentuk dengan tujuan untuk mengembangkan potensi dan kepribadian mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY, supaya berkarakter mulia, menjunjung profesionalitas, berwawasan luas, serta berkontribusi untuk masyarakat umum.

INFORMASI

1001 kabar yang telah dirangkum dari sekitar kita

  • Classmeeting on Chemistry 2021

     
    Classmeeting on Chemistry



        Seperti yang sudah kalian ketahui, beberapa hari yang lalu telah terlaksana CoC (Classmeeting on Chemistry). Classmeeting on Chemistry (CoC) adalah suatu kegiatan yang diadakan HIMA Kimia FMIPA UNY untuk me refresh kembali otak sekaligus berolahraga bersama yang berupa perlombaan antar kelas bagi warga Jurdik Kimia FMIPA UNY. Pada tahun yang spesial ini Classmeeting on Chemistry hadir dengan perlombaan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yaitu dibidang e-sport dan dengan adanya trend yang mendunia yaitu perlombaan TikTok.
      Classmeeting on Chemistry merupakan program kerja dari Departemen Seni dan Olahraga HIMA Kimia FMIPA UNY,pada tahun 2021 ini mengusung tema “Build a Solidarity in Creativity and Competitive Action” mempunyai serangkaian acara, dengan rincian sebagai berikut :
            29 Maret – 15 April 2021     : Pendaftaran lomba Mobile Legend
            29 Maret – 17 April 2021     : Pendaftaran dan pengumpulan lomba TikTok
    18 April 2021                        : TM Mobile Legend
    25 April 2021                        : Live streaming Mobile Legend serta pengumuman juara
    Antusiasme luar biasa ditunjukkan mahasiswa Jurdik Kimia FMIPA UNY dalam mengikuti kedua lomba tersebut, berikut pemenang lomba TikTok dan Mobile Legend yaitu :
    •     Pemenang lomba TikTok
                    Juara 1          : Pendidikan Kimia A 2019
                    Juara 2          : Pendidikan Kimia C 2020
                    Juara 3          : Pendidikan Kimia C 2019
                    Juara favorit : Kimia F 2020
    •     Pemenang Mobile Legend
                    Juara 1         : Tim HIMAKI Beta
    Selamat kepada para pemenang, untuk yang belum berkesempatan mendapatkan hadiah tunggu di Classmeeting on Chemistry selanjutnya ya :))) see you..

    Dokumentasi




     





  • OPEN KARYA - BANGKITLAH WAHAI DIRI

    Bangkitlah Wahai Diri

    Sekar Hidayatillah – Pendidikan Kimia C 2019



    Tatkala mata tak menatapnya lebih lama
    Tatkala pikiran tak sejernih biasanya
    Tatkala tubuh penuh gelisah dibuatnya
    Saat itu pula hati beperang melawan logika
    Tunggu saja, manakah yang akan menang di antaranya

    Kau tahu bagaimana mulanya gelap itu menyapa?
    Tatkala inderamu terpaut dengan hal nista

    Hatipun akan dengan mudah menyinkronkannya
    Lengkap sudah, kegelapan akan menyapa
    Apa kau rindu bagaimana cahaya itu menyapa?

    Tatkala mata jatuh pada benda yang menenangkan hati dan logika
    Kemudian hati menuntun tangan dan kaki tuk meraihnya
    Lisan yang perlahan melantunkan ayat-ayat-Nya
    Gelombang suara yang indahpun tertangkap oleh koklea

    Simpuhmu dihadapan-Nya dengan penuh asa
    Mengadu setiap perbuatanmu yang nista
    Jujur bahwa kau lemah dan mudah terpedaya
    Mengaku bahwa kau manusia yang penuh dosa

    Perlahan kau mulai menarik dan membuang nafasmu
    Seolah-olah berhasil keluar dari lumpur yang menarikmu
    Cairan bening pun mengalir perlahan dari sudut matamu
    Senggukan demi senggukan pun mulai keluar dari lisanmu
    Bak tumpukan masalah yang kau pendam menjadi semu

    Ingatkah saat kau tenggelam dalam kegelapan maksiat?
    Tuhan tetap mengirimkanmu oksigen sebagai nikmat
    Namun kau tak peduli dan acuh pada amanat
    Lantas, bagaimana jika hidupmu hanya sesaat?

    Akankah kau terus seperti ini?
    Hidup ini hanyalah bak kumpulan hari
    Tatkala harimu habis kau pun akan mati
    Lantas, apa kau masih sangsi?
    Wahai diri, bangkitlah dari kefuturan ini


  • KRI Nanggala-402, dari Jerman hingga Laut Bali, dari Sejarah hingga Kiprah Perjalanannya

    KRI Nanggala-402, dari Jerman hingga Laut Bali, dari Sejarah hingga Kiprah Perjalanannya



    Di penghujung bulan ini, kita mendapatkan kabar bahwa salah satu kapal selam milik TNI AL, yaitu KRI Nanggala-402, dikabarkan hilang kontak pada Rabu pagi, tanggal 21 April 2021. Kapal ini diperkirakan hilang ketika sedang melakukan manuver  penyelaman pada pukul 03.00 WIT di perairan sekitar 60 mil laut utara Pulau Bali. Pada hari Sabtu, tanggal 24 April 2021, status pencarian kapal selam ini dinaikkan dari yang awalnya “submiss” menjadi status “subsunk”, yang artinya kapal selam ini bukan dinyatakan hilang lagi, tetapi sudah dinyatakan tenggelam. Peningkatan status ini dilakukan setelah ditemukannya beberapa bukti otentik serpihan barang KRI Nanggala, antara lain pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan pelumas periskop. 

    KRI Nanggala-402 merupakan kapal selam yang memiliki tipe 209/1300 yang dibuat di Kiel, Jerman Barat. Nama kapal selam ini sendiri berasal dari salah satu senjata dalam cerita pewayangan yang dimiliki oleh Prabu Baladewa, yaitu Nanggala. Kapal selam ini memiliki “saudara kembar” yaitu KRI Cakra-401. Kedua kapal selam ini dipesan pemerintah Indonesia pada 2 April 1977 dan aktif digunakan pada 1981. Pembuatan KRI Nanggala merupakan bagian dari pinjaman senilai 625 juta dolar Amerika Serikat dari Jerman kepada Indonesia. Sebesar 100 juta dolar AS dari pinjaman tersebut digunakan untuk membuat KRI Nanggala dan KRI Cakra. Pada tanggal 8 Oktober 1981, KRI Nanggala-402 pertama kali tiba di Komando Armada II, Surabaya yang kemudian diresmikan oleh Menhankam/Pangab saat itu, Jenderal TNI M Yusuf, di dermaga Mudara Ujung Surabaya pada 21 Oktober 1981.

    Kapal selam ini mendapatkan tenaga dari motor listrik Siemens jenis low-speed yang disalurkan langsung (tanpa gigi pengurang putaran) melalui sebuah shaft ke baling-baling kapal. Total daya yang disalurkan sebesar 5000 shp (shaft horse power). Tenaga motor listrik berasal dari baterai-baterai besar yang beratnya sekitar 25% dari berat total kapal. Tenaga baterai diisi oleh generator yang diputar 4 buah mesin diesel MTU jenis supercharged. Senjata terdiri dari 14 buah torpedo 21 inci/533 mm dalam 8 tabung buatan AEG dan diincar melalui periskop buatan Zeiss yang dileta kan di samping snorkel buatan Maschinenbau Gabler. 

    Kapal selam yang memiliki julukan “monster bawah laut” ini telah melaksanakan banyak tugas, operasi keamanan laut Indonesia, maupun latihan-latihan terbuka dengan angkatan laut negara lain.  Pada bulan Agustus hingga Oktober 1999, KRI Nanggala-402 bersama KRI Cakra-401 ditugaskan dalam sebuah misi intelijen di Timor Timur untuk melacak pergerakan Pasukan Internasional untuk Timor Timur (INTERFET) setelah mereka mendarat di sana. Lalu pada tanggal 8 April hingga 2 Mei 2004 dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia, KRI Nanggala berhasil menenggelamkan eks KRI Rakata, sebuah kapal tunda samudera buatan 1942, menggunakan torpedo SUT. Pada tanggal 28 hingga 29 Agustus 2012, KRI Nanggala diikutsertakan dalam sebuah latihan gabungan bersama kapal selam Amerika Serikat, USS Oklahoma City. 

             Pada 21 April 2021, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengumumkan bahwa Nanggala telah gagal melaporkan statusnya setelah melakukan latihan penembakan torpedo di Laut Bali, sekitar 95 km (51 mil laut) di utara Pulau Bali. TNI AL menyatakan bahwa Nanggala meminta persetujuan untuk menyelam dan menembakkan Torpedo SUT pada pukul 03.00 WIB. Pada pukul 04.00 WIB, Nanggala memasuki tahap penggenangan tabung torpedo. Komunikasi terakhir dilakukan pukul 04.25 WIB ketika komandan gugus tugas latihan memberikan otoritas kepada Nanggala untuk menembakkan torpedo nomor 8. Panglima TNI mengatakan bahwa mereka hilang kontak dengan kapal selam tersebut pada pukul 04:30 WIB.


    Sumber : 

    https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/400469/status-pencarian-kri-nanggala-ditingkatkan-jadi-kapal-tenggelam

    https://news.detik.com/berita/d-5544906/kepingan-komponen-kri-nanggala-402-ditemukan-diduga-ada-keretakan

    https://tekno.tempo.co/read/1455313/sejarah-dan-spesifikasi-kri-nanggala-402-dan-4-kapal-selam-milik-tni

    https://www.antaranews.com/berita/166029/kapal-selam-tni-al-diperbaiki-di-korea-selatan

    https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210424153029-20-634262/tni-naikkan-status-pencarian-kri-nanggala-jadi-subsunk

    https://www.kompas.tv/article/167066/pertama-kali-tiba-di-indonesia-pada-1981-berikut-sejarah-kri-nanggala-402?page=all 

  • STOP HUMANITY VIOLENCE

     STOP HUMANITY VIOLENCE



    Kehidupan itu penuh dengan keberagaman. Dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak keberagaman yang dapat kita jumpai. Mulai dari keberagaman suku, agama, warna kulit, ras, golongan, dan lain sebagainya. Keberagaman merupakan hal yang sangat indah. Contoh nyata dari indahnya keberagaman adalah pelangi. Pelangi dengan tujuh warna yang memberikan kombinasi cantik dan menenangkan yang selalu ditunggu-tunggu kehadirannya setelah suramnya hujan. Lantas, mengapa keberagaman kehidupan tidak juga dipandang sama indahnya dengan keberagaman warna pelangi?  

    Catatan hitam mengenai konflik intoleransi keberagaman kehidupan terus menerus bertambah setiap harinya. Kebanyakan dari konflik tersebut membawa isu ras atau biasa kita kenal dengan rasisme. Sedikit informasi, rasisme merupakan suatu paham yang menganggap suatu ras lebih tinggi dan lebih superior daripada ras lainnya. 

    Baru-baru ini, tagar #StopAsianHate ‘dinaikkan’ secara serentak di platform media social Twitter. Hal ini sebagai bentuk protes dari aksi penembakan di tiga tempat pijat yang terletak di Atlanta, Amerika Serikat pada Minggu 21 Maret 2021. Penembakan tersebut menewaskan delapan orang dengan enam diantaranya merupakan orang Asia. 

    Kekerasan terhadap orang Asia meningkat setahun belakangan. Banyak dari komunitas Asia di Amerika yang percaya bahwa hal ini berkaitan dengan warga Amerika yang menimpakan kesalahan terkait munculnya virus corona kepada orang Asia. Selain penembakan di Atlanta, masih banyak lagi kekerasan terhadap orang Asia yang terjadi sebelumnya. 

                Tidak masalah apa ras yang dimiliki seseorang, apa warna kulitnya, dan apa agamanya, orang tersebut tetaplah manusia dan manusia mempunyai hak asasi untuk tetap hidup dan mempertahankan kehidupannya. Kekerasan adalah tindakan yang tidak memanusiakan manusia dan bagaimana pun bentuknya harus tetap dicegah. Sebagai sesama manusia, kita harus lebih peka terhadap keadaan di sekitar karena bisa saja kekerasan tersebut ada di sekitar kita. 

     

                “No matter who you are,

                Where you’re from,

                Your skin colour,

                Gender identify:

                SPEAK YOURSELF”- Namjoon Kim 
  • Press Release NaCF 2021

     National Chemistry Fair 2021

    National Chemistry Fair (NaCF) merupakan event HIMA Kimia FMIPA UNY, mempunyai serangkaian acara yaitu :

    1. Chemistry Competition (CeC)

        a.  Kompetisi Kimia




    Merupakan kompetisi di bidang kimia untuk siswa/siswi SMA/SMK/MA sederajat. Pada tahun 2021 ini mengusung tema ”Mewujudkan Generasi Muda yang Kritis dan Produktif di Era New Normal Demi Tercapainya Indonesia Emas 2045“.  Terdapat beberapa babak yang harus dilalui dalam kompetisi kimia yaitu babak regional yang dilaksanakan tanggal 13 Februari 2021 Peserta yang lolos kemudian mengikuti babak semifinal tanggal 20 Februari 2021 dan babak terakhir yaitu babak final pada tanggal 5-6 Maret 2021.

     Juara – juara dari Kompetisi Kimia 2020 sebagai berikut:

    Juara 1          : Kevin Lius Bong dari SMA Kristen Petra 1

    Juara 2          : Fahmi Nur Alim dari SMK 13 Bandung

    Juara 3          : Gwyneth Trixie Stanpo dari SMA Petra 2


    b.  Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)

     

    Lomba Karya Tulis Ilmiah merupakan ajang kompetisi untuk menciptakan karya tulis ilmiah yang merupakan hasil dari inovasi dan kreativitas mahasiswa yang nantinya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pada tahun 2021, Lomba Karya Tulis Ilmiah mengangkat tema “ Kontribusi Intelektual Muda untuk Meningkatkan Produktivitas melalui Optimalisasi IPTEK di Era New Normal Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045” dan dengan 5 subtema. Dalam LKTI terdapat rangkaian acara yang menarik yaitu workshop KTI bagi peserta LKTI UNY. Sebelum mempresentasikan  full paper (5/3), pada tanggal 4 Maret 2021 peserta mengikuti acara technical meeting terlebih dahulu melalui zoom meeting. Pemenang dari LKTI 2021 ini diumumkan pada acara Seminar Nasional (13/3). Pemenang LKTI 2021 sebagai berikut:

    Juara 1                   : Muhammad Hamzah Syaifullah Azmi dari Institut Teknologi Bandung

    Juara 2                   : Athi’ Nur Auliati Rahmah dari Universitas Negeri Yogyakarta

    Juara 3                   : Tegar Nur Hidayat dari Institut Pertanian Bogor

    Best presentation    : Adinda dari Universitas Udayana

    Best paper               : Wachidah Lailiyah dari Universitas Negeri Yogyakarta

    Best poster              : Fariz dari Politeknik Negeri Jember

    Juara  favorit         : Fanny La Idji dari Universitas Hasanuddin

     

    2. Seminar Nasional Kimia



    Seminar Nasional Kimia 2020 dilaksanakan pada:

    Hari                 : Sabtu

    Tanggal           : 13 Maret 2021

    Tempat            Zoom meeting

    Tema               : Strategi Implementasi Ilmu Kimia dan Pendidikan Kimia di Era New Normal

      dalam Upaya Pembangunan SDM untuk Mewujudkan Indonesia Emas 204

    Keynote Speaker :

    Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih M.Si. (Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Airlangga)

    Speaker :

    Dr. Antuni Wiyarsi, S.Pd.Si., M.Sc. (Dosen Pendidikan Kimia/Kimia Analisis FMIPA UNY)

    Moderator :

    Dr. Cahyorini Kusumawardani, M.Si.

    (Dokumentasi)






  • “Dari Jogja, Menikmati Senja Menjadi Sempurna”

     

    “Dari Jogja, Menikmati Senja Menjadi Sempurna”



        Yogyakarta, tercipta ketika Tuhan sedang bahagia. Begitulah kutipan kata dari sang pujangga. Tak dapat dipungkiri bahwa Jogja memang memiliki daya tarik tersendiri. Sampai saat ini, Jogja menyimpan berjuta kenangan yang sulit dilupakan oleh siapa saja yang pernah singgah. Dengan sajian tempat rekreasi yang beragam membuat orang-orang terus berusaha mengulik sisi-sisi menarik dari kota ini.

        Bukit Watugupit atau sering disebut dengan Bukit Paralayang menjadi salah satunya. Bukit dipesisir Pantai Parangtritis yang terletak pada 31 km diujung Selatan pusat kota ini menyajikan view yang luar biasa, terlebih sesaat sebelum matahari tenggelam. Langit cakrawala yang berubah menjadi jingga disertai gulungan ombak yang kian menepi menyempurnakan semuanya.

        Keindahannya tak berhenti sampai disitu, saat malam hari dari ketinggian 900 mdpl dipesisir Pantai Parangtritis sinar rembulan memberikan pertunjukan terbaiknya untuk dinikmati bersama-sama. Ditemani dengan sajian makanan sederhana dan alunan musik menjadikan siapa saja terbawa hangat suasana.

        Untuk sampai kesana,  membutuhkan waktu kurang lebih satu jam dari pusat Kota Jogja. Biaya tiket masuk berkisar lima ribu sampai sepuluh ribu saja. Dengan biaya yang terbilang ramah dikantong membuat destinasi ini jarang dilewatkan. Selain itu, terdapat beberapa objek wisata lain yang bisa dijangkau. Seperti Pantai Parangkusumo, Pantai Depok, Gumuk Pasir, dan masih banyak lagi pastinya.

        Biasanya tempat wisata ini diperuntukan sebagai tempat hunting foto, sekedar bersantai, dan kulineran. Tetapi asal kalian tahu, fakta sebenarnya tempat ini adalah landasan pacu untuk olahraga ekstrem paralayang. Hal itu juga yang mendasari terciptanya nama Bukit Paralayang lebih terkenal dibandingkan nama aslinya, Bukit Watugupit. Disini pengunjung juga bisa merasakan sensasi terbang menggunakan paralayang dengan merogoh kocek sebesar 300 ribu per orang. Jangan khawatir, disini menyediakan pemandu juga. Jadi, tetap aman ya, travellers! Terutama buat yang baru pertama kali coba, nih. Untuk jam operasionalnya destinasi ini dibuka mulai pukul lima pagi sampai pukul tujuh malam, lohh!

        Rekomendasi paling ciamik, untuk kalian menghabiskan akhir pekan bersama sembari memotret sisi romantis dari Kota Jogja, Bukit Paralayang jawabnya.

    Sumber :

    https://travel.kompas.com/read/2020/01/31/203000827/bukit-paralayang-watugupit-indahnya-sunset-sempurna-di-lautan?page=all

    https://id.wikipedia.org/wiki/Bukit_Paralayang_Parangtritis#:~:text=Bukit%20Paralayang%20Parangtritis%20merupakan%20tempat,mdpl%20dan%20pemandangan%20matahari%20terbenam

    https://images.app.goo.gl/yMxFuCdsYjfGHhjq9

     

  • HIMAKI 2021

    Bersatu dalam asa, berpacu dalam rasa, bahu-membahu wujudkan HIMAKI BERSATU !!

    KONTAK KAMI

    Untuk keperluan tertentu dapat menghubungi Fauzan : +6287802358734

    HIMAKI UNY

    • Street :Jl. Colombo No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
    • Phone :+6282226855930
    • Country :INDONESIA
    • Email :himakiuny@gmail.com

    Bila ada kritik dan saran terhadap segala sesuatu yang dilakukan bisa meninggalkan pesan

    PENCAPAIAN

    Demi memajukan Jurdik Kimia FMIPA UNY

    49

    PROGRAM KERJA

    800

    ANGGOTA

    54

    PENGURUS

    21850

    PENGUNJUNG WEBSITE