Senin, 20 Mei 2019


LOGO DIES NATALIS JURDIK KIMIA KE-63

Sesuai dengan syarat dan ketentuan Lomba Logo Dies Natalis Jurdik Kimia ke-63. Juara pertama dari karya terpilih akan ditetapkan menjadi logo Dies Natalis Jurdik Kimia ke-63. Logo ini terpilih setelah dilakukan penyaringan oleh pihak pihak yg ditetapkan oleh panitia.

Selamat kepada pemenang LLD 2019 yakni Hardiyan Rifki Muhammad dari kelas Kimia F 2016.

Berikut adalah filosofi dari logo tersebut :
Angka 63 melambangkan usia jurdik kimia yaitu 63 tahun.
Pada logo 1, angka 6 dan 3 berpadu membentuk sebuah lingkaran melambangkan setiap komponen yang ada dibawah naungan jurdik kimia selalu bersatu padu demi merangkai momen kejayaan jurdik kimia.
Sedangkan pada logo 2 dan 3, angka 6 dan 3 saling bertumpang tindih/overlapping melambangkan bahwa, walaupun memiliki tugas dan kewajiban masing-masing, setiap komponen jurdik kimia tetap saling membantu dan tolong menolong serta bergotong royong bersama-sama membangun momen-momen kejayaan jurdik kimia. Struktur benzene menggambarkan ciri khas kimia dan sekaligus melambangkan ikatan kuat yang dimiliki setiap komponen dari jurdik kimia.
Obor diatas angka 6 melambangkan bahwasanya diusianya yang sudah memasuki 63 tahun, jurdik kimia masih selalu menjunjung tinggi jiwa semangat untuk terus menjadi lebih baik.
Api bewarna orange melambangkan semangat berapi-api dalam meraih setiap momentum kehidupan.

Tangkai obor terdiri dari dua bagian melambangkan keseimbangan antara nilai-nilai religious dan ilmu pengetahuan.
Coretan setengah lingkaran bewarna kuning dan orange yang saling berpadu melambangkan sifat estetika dan dinamis mengikuti perkembangan zaman.
Warna biru sebagai warna dasar melambangkan ketenangan, kepercayaan dan profesionalitas.
Warna hijau sebagai warna dasar melambangkan kesejukan, kedamaian dan membumi (kecintaan terhadap lingkungan)
Warna tambahan abu-abu sebagai representasi tema dies natalis Jurdik Kimia ke-63 yaitu Chromium yang kebanyakan ditemukan dialam dengan warna abu-abu.


Minggu, 19 Mei 2019

Hasil Notulensi Dialog Jurusan 2019 yang di laksanakan pada Jum’at, 10 Mei 2019 di Ruang Sidang 2 FMIPA UNY sebagai berikut :

1.Stude exchange
Mahasiswa dapat mendaftarkan diri pada jurusan. Mahasiswa juga dapat mengikuti student exchange diluar program dari Universitas ataupun fakultas dengan syarat mata kuliah pada student exchange setara atau sesuai dengan mata kuliah yang diambil. Biaya student exchange apabila program tersebut dari Universitas, maka akan mendapatkan dana transport, visa, dan biaya hidup ditanggung oleh universitas yang diambil. Bagi kelas internasional diganti menjadi kelas unggulan. Kelas unggulan maupun reguler berkesempatan mengikuti student exchange apabila memenuhi syarat.

2.Semester Pendek (SP)
Semester pendek pada tahun 2019 masih tetap dilaksanakan. Semester pendek diadakan hanya untuk mengulang mata kuliah pada semester sebelum-sebelumnya. Pada semester pendek tidak boleh mengambil mata kuliah atas karena apabila mata kuliah ada praktikumnya tidak bisa diselesaikan dalam waktu 2 bulan. Tetapi, apabila waktu belajar sudah sampai 5 tahun baru boleh mengikuti mata kuliah atas pada semester pendek atau semester khusus.

3. Kunjungan Industri (KI)
Kunjungan industri wajib dilakukan karena penting bagi mahasiswa yang dapat mengambil pelajaran di kunjungan industri. Kunjungan industry menjadi syarat ujian skripsi dan ada sertifikatnya. Bagi yang tidak mengikuti kunjungan industri tidak dapat mengikuti ujian skripsi.

4. Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)
KKN wajib dilakukan pada semester 7. KKN tidak mengganggu kegiatan perkulihan karena tidak ada mata kuliah yang dimulai bersamaan dengan jadwal KKN. Ada 4 mata kuliah yaitu 2 teori dan 2 praktik.  Pada saat pelaksanaan KKN tidak boleh izin selama sebulan penuh, apabila bersamaan dengan waktu perkuliahan dari pihak universitas mengajukan kuliah online saat KKN dengan 1 bulan kuliah tatap muka. Pada kurikulum 2014, PLP atau PPL diajukan di semester khusus. Waktu pelaksanaan PLP dilaksanakan pada bulan pertama masuk perkuliahan semester gasal. Jadwal PLP yang bersamaan dengan waktu perkuliahan akan diganti di hari Jumat dan dapat digantikan dengan kuliah online.

5.Asisten praktikum
Salah satu syarat yudisium yaitu asisten praktikum. Asisten praktikum menjadi syarat yudisium karena dapat menjadi bekal ketika menjadi guru bahwa pembelajaran harus ada praktikum. Sistem pendaftaran asisten praktikum pada semester kemarin berbeda dengan sebelum-sebelumnya karena laboran yang mengurusi asisten praktikum sudah tidak bekerja lagi, maka pendaftaran asisten praktikum yang dulu dibuka secara online sekarang dilakukan secara offline.

6. Mata kuliah
Materi kuliah di setiap kelas sudah ada di Rencana Pembelajaran Semester (RPS) idealnya materi setiap kelas sama tergantung penyampaiannya. Untuk pengajarnya sudah diatur dalam KBK (Kelompok Bidang Keahlian). Untuk pengajar masih menggunakan RPS yang sama, hanya terkadang ditambah dari sumber yang lain.

7.Laboran
Mahasiswa saat melakukan penelitian tidak ada kewajiban untuk memberikan upah kepada laboran, karena bahan-bahan sudah ada di laboratorium. Tugas laboran menyiapkan kebutuhan praktikum mahasiswa sampai lulus.

8. Standar Operasional Prosedur (SOP)
SOP dilakukan oleh dosen sebagai pembelajaran revolusi 4.0, maka pembelajaran ini dilakukan dengan beberapa mata kuliah yang didesain dengan online. Hal ini dilakukan sebagai uji coba dalam penelitian, jika baik akan diteruskan dan jika tidak baik akan tidak diteruskan.

9. Praktik Kerja Lapanga (PKL)
Pada kurikulum 2019, PKL diadakan pada semester 7 dan pada kurikulum 2014, PKL juga dilakukan di semester 7 tetapi pelaksanaanya dimajukan karena untuk mengantisipasi apabila ada hambatan pengulangan agar tidak dilakukan di semester 9.

10.Dana IKK
Bentuk dana IKK ada banyak, salah satunya untuk menambah koleksi buku di perpustakaan, karena di perpustakaan masih kekurangan buku. Untuk sumbangan uang diserahkan kepada bendahara Bu Dewi. Uangnya tidak digunakan untuk apa-apa, apabila ada seminar maka dana disumbangkan untuk seminar internasional dan juga untuk kegiatan mahasiswa yang menggunakan dana tersebut. Apabila ada kegiatan besar yang mengundang alumni bisa diajukan menggunakan dana IKK dengan syarat alumni mengisi seminar.


11. Dana UPPA
Dana UPPA antarjurusan tidak sama. Uang yang dipegang fakultas sudah diajukan untuk membeli alat-alat praktikum. Pada tahun 2018, tidak dilakukan pembelian alat-alat, karena waktu pengadaan barang tidak mencukupi. Pada pengadaan barang ada aturannya dan tahun 2019 akan dilakukan pengadaan barang kembali.


Selamatt Datangg di tempat yang punya banyak kata-kata. Hiya hiya.
Hallo semua apa kabar? Kali ini akan ada info menarik nih di web HIMAKI. Apa itu?
Nah disini akan di berikan info mengenai Tabel Periodik Unsur. Kawan tahu tidak, ternyata tabel periodik unusr itu mempunyai sejarah tersendiri loh? Pada pengin tahu tidak seperti apa ceritanya? Yuklah check in bellow....




Tahun 2019 ini PBB mendeklarasikan sebagai the International Year of the Periodic Table untuk merayakan salah satu penemuan penting  yang berpengaruh besar pada kemaslahatan umat manusia.
Tahun ini tepatnya pada bulan Maret 150 tahun yang lalu, seorang ilmuwan Rusia bernama DMITRI MENDELEEV yang bekerja di the University of St Andrews berhasil menyusun elemen dalam bentuk susunan yang sangat unik dan penuh makna yang kita kenal sekarang sebagai Tabel Periodik.
Semua orang yang pernah mempelajari ilmu kimia  tentunya kenal dengan Tabel Periodik.  Bagi sebagian orang yang tidak menyukai bidang kimia tabel ini mungkin dianggap menyeramkan, namun sebaliknya tabel ini sangat dicintai pengemar ilmu kimia. Semua orang tentunya memiliki kenangan sendiri terkait cara menghafal tabel  ini.  Banyak cara untuk menghafal susunan eleman yang ada di dalam tabel  yang unik ini, bahkan diantara siswa ada yang membuat lagu hanya untuk sekedar menghafal urutan elemen ini. Terlepas dari kesukaan pemakainya, tabel  ini merupakan salah satu tabel  yang paling popular dan paling penting  dalam bidang sains karena banyak penemuan penemuan terlahir dari tabel yang tampak sederhana namun penuh makna. Setelah melewati berbagai kendala Mendeleev yang hidup di era tahun 1934-1907 ini berhasil menyusun Tabel Periodik  pada tahun 1869.  Saat Tebel Periodik disusun baru ada 63 elemen yang disusunnnya secara unik dalam bentuk tabel  yang beraturan berdasarkan masa atomnya. Mendeleev bukanlah satu satunya ilmuwan yang berusaha membuat Tabel Periodik  ini.  Sebelumnya Banyak ilmuwan telah mencobanya, namun cara Mendelev menyusun elemen ini dianggap yang paling tepat. Dalam proses penyusunannya terungkap bahwa sebenarnya saat itu  Mendeleev tidak mengerti tentang sub struktur  atom. Mendeleev mulai menyusun elemen hanya berdasarkan berat atom saja.Dalam perkembangannya setelah ditemukan proton, kalangan imuwan menyadari bahwa nomor elemen sama dengan jumlah proton intinya. Oleh sebab itu Tabel Periodik modern disusun berdasarkan nomor atomnya, bukan atas dasar masa atomnya.
Sampai dengan tahun 2015 lalu telah ada 7 versi Tabel Periodik dengan ditambahkannya 4 elemen baru di tahun 2015. Pada tahun 2016  ada 4 elemen baru yang ditambahkan di Tabel Periodik yaitu  nihonium, moscovium, tennessine dan oganesson. Sebagai penghargaan dunia atas jasa Mendeleev, elemen ke 101 dinamakan mendelevium. Banyak kalangan berpendapat bahwa pengabadian nama di Tabel Periodik lebih bergengsi dibandingkan dengan pemenang hadiah nobel. Data empiris menunjukkan hanya ada 50 ilmuwan yang namanya diabadikan sebagai nama elemen di Tabel Periodik, sedangkan jumlah pemenang hadiah nobel kimia yang tentunya memanfaatkan tabel  ini mencapai 180 orang.


Kamis, 09 Mei 2019

PELATIHAN DESAIN GRA(F/T)IS

Heyyhaiiii kawann kawan semuanyaa,, apa kabarr kawan ? Tentunya baik dong. Kali ini kami mau menguptudate sesuatu nih. Kami mau update proker HIMA,  Salah satu proker HIMA yang telah terlaksana di bulan April adalahhhhhh... Hayooo apaaaaa tauuuu gakkk???

Sudah kelihatan sih sebenarnya dari judulnya. Yapssss taraaaa Pelatihan Desain Gratiss upss Grafiss. Pelatihan desain grafis sudah terlaksana pada Hari Sabtu, 06 April 2019.

Dimanaaa hayoo tempatnya? Di Gedung IDB lantai 3. Dalam pelatihan desain grafis ini diisi dengan dua macam materi yaitu materi ChemDraw dan Corel Draw yang disampaikan oleh Bapak Erfan Priyambodo dan Kakak Reinaldy Krisna.

Nah pada pelatihan desain grafis ini diikuti oleh 42 peserta, peserta pada antusias loh mengikuti acara ini karena diikuti dari angkatan 2018 atau angkatan baru bahkan sampai angkatan 2016 loh. Mereka selain mendapatkan ilmu yang telah disampaikan oleh para pembicara, mereka juga mendapatkan fasilitas dong ya pastinyaa...

hayooo tauuu gakk nih fasilitasnya apa saja? Tak kasih tau saja denh, :D Fasilitasnya yaitu ada Sertifikat yang pasti, Teruss buat mengisi tenaga dan perut waktu pelatihan ada snack dan makan siyang yang pasti, daaannnn Temannn baruu serta kebahagian. Yeay..
Oh iyaaa lupaaa, waktu pelatihan kan peserta disuruh praktik membuat pamflet ya pastinya, nahh pamfletnya pada baguss baguss loh ternyata. Dari sekian banyak karya dipilih yang terbaik hanya dipilih 2 yang paling baik karyanya. Dua karya terbaik dimiliki olehhhh.. hayoo siapaaa hayooooo cobaa tebakk..

Taraaaaa karya terbaik dimiliki oleh Saudari Annisa Wahyu Khasanah dari kelas Kimia B 2018 dan Nashrun Zulaika dari kelas Kimia B 2018 jugaa, wah ternyata pesertaa terbaiknya kelas Kimia B 2018 semuanyaa hebattt hebatt. Ohiyaaa selain artikel ini disampaikan kami juga ada beberapa info menarik nihh. Apa itu kak?
Nahhh kami ada Kompetisi lagi nih, yaitu LOMBA LOGO DIES, nahh bagi kawan kawan semuanyaaa yang tercintahhh yang mempunyai bakat Membuat LOGO yukk jangan lupaa ikutann yeah. Siapa tau kalian terpilih loh. ( untuk syarat dan ketentuan serta info lebih lanjutt bisaa bangett cek di Websitenya

HIMA KIMIA UNY (www.himakiuny.com) JANGAN LUPA DIKLIKKK YA  KAWAN KAWANN AKYUHH.(

Rabu, 01 Mei 2019

NaCF 2019 : Final Chemistry Competition 2019 dan Seminar Nasional Kimia 2019

Rangkaian acara NaCF 2019 telah terlaksana pada hari Jumat (15/3) dan Sabtu (16/3), yang ditutup dengan acara puncak yaitu Seminar Nasional Kimia 2019.

Pada hari pertama, dilaksanakan Final Chemistry Competition (CeC) 2019 yang terdiri dari dua macam lomba, yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Final Olimpiade Kimia . Kedua lomba ini dilaksanakan di Gedung D07 dan Gedung IDB Lab Terpadu FMIPA UNY. Final (LKTI) sendiri merupakan presentasi dari full paper  yang telah dikirimkan oleh para peserta yang sudah lolos dalam penjurian abstrak. Tentunya tidak semua peserta yang lolos penjurian abstrak dapat masuk ke babak presentasi. Dalam acara final ini hanya dipilih 10 karya terbaik yang semuanya dipilih oleh kedua juri LKTI.

Pada waktu yang bersamaan dilaksanakan Final Olimpiade Kimia yang pesertanya merupakan 50 orang putra putri terbaik daerah yang telah diseleksi pada babak Penyisihan Regional yang telah terlaksana satu bulan sebelumnya, tepatnya pada Sabtu (16/2). Final Olimpiade Kimia terdiri dari tiga babak. Pertama yaitu Babak Penyisihan, dimana dari 50 finalis yang sudah lolos seleksi regional akan mengerjakan soal Olimpiade babak penyisihan, dan akan diambil 10 anak dengan skor tertinggi untuk melanjutkan ke babak berikutnya. Kedua yaitu Babak Praktikum, dimana 10 finalis dengan skor tertinggi akan dinilai keterampilannya dalam melakukan praktikum. Babak Praktikum dilakukan di Laboratorium Kimia Analisis FMIPA. Sementara finalis yang tidak lolos ke Babak Praktikum akan melakukan CFF atau Chemistry For Fun, yang isinya merupakan permainan aplikatif dari konsep-konsep kimia yang telah diajarkan.

Dari finalis yang lolos ke Babak Praktikum, akan diambil 5 orang dengan skor tertinggi untuk melanjutkan ke babak terakhir yaitu Babak Lomba Cerdas Cermat (LCC). Di babak LCC ini sendiri, terdiri dari tiga babak, yaitu Babak Wajib, Babak Lemparan, dan Babak Rebutan. Di setiap babak, finalis akan diberikan pertanyaan-pertanyaan yang dibacakan oleh MC, yang kemudian akan dijawab dalam waktu 30 detik oleh tiap finalis. Skor Babak LCC ini akan diakulasikan dengan kedua babak sebelumnya untuk menentukan siapa juara 1 dari Chemistry Competition 2019 ini.

Juara pertama dari Chemistry Competition adalah Bakuh Danang Setyo Budi dari SMA Semesta BBS, juara kedua diraih oleh Daniella Nadia Prijadi dari SMA Stella Duce 1 Yogyakarta, juara ketiga diraih oleh Kent Audric Sugiharto dari SMA Kolese Loyola, harapan 1 diraih oleh Prima Adnan Syafi'i dari SMA Taruna Nusantara, dan harapan 2 diraih oleh Grace Rose Mary Yohanes dari SMA Kolese Loyola.

Sementara untuk LKTI sendiri diumumkan pada saat Seminar Nasional Kimia 2019 keesokan harinya.
Pada hari berikutnya, dilaksanakan Seminar Nasional Kimia dengan tema : Pemberdayaan SDA berbasis inovasi teknologi melalui ilmu kimia dan pendidikan kimia dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 . Dengan 2 pembicara dan satu Key Note Speaker.
Pembicara pertama yaitu Prof. Herman Dwi Surjono, M.Sc, M.T, Ph.D., beliau merupakan Guru Besar Pendidikan Teknik Elektronika UNY. Pembicara kedua yaitu Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA., beliau merupakan Guru Besar Teknik Kimia UNDIP. Dan Key Note Speaker yaitu Dr. Sadjuga, M.Sc, beliau merupakan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti.

Dalam acara ini pula, diumumkan juara dari Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Chemistry Competition 2019.

AGENDA HIMAKI

AGENDA HIMAKI
Dialog Jurusan

GALERI HIMAKI

GALERI HIMAKI
Dokumentasi Agenda Himaki
HIMAKI UNY. Diberdayakan oleh Blogger.

Open Karya

Admin

Arvian : 085741331362

Arsip Blog

Total pengunjung


Web Counters