BENARKAH NANAS DAPAT MERUSAK SIDIK JARI KITA?


Setiap manusia di dunia ini memiliki ciri khasnya masing-masing. Tidak ada manusia di dunia ini yang diciptakan sama. Salah satu bagian tubuh yang berbeda pada setiap manusia di dunia ini adalah sidik jari. Pernahkah kamu membayangkan betapa hebatnya Tuhan menciptakan sidik jari dengan luas permukaan yang kecil, tetapi dapat berbeda pada setiap manusia? Betapa menakjubkan bukan? 


Sidik jari (fingerprints) memiliki fungsi yang sangat beragam dalam kehidupan. Beberapa di antaranya sebagai alat investigasi kriminal, keamanan, administrasi, serta alat identifikasi. Dengan fungsinya sebagai alat investigasi, tak jarang para kriminal menggunakan berbagai cara untuk dapat menghilangkan sidik jari mereka untuk menghindari tuduhan tindak kejahatan. Seperti John Dillinger yang menghilangkan sidik jadinya dengan menggunakan asam, seperti yang dia pelajari dari seorang pekerja pemotong nanas di Kuba. 


Apakah benar, nanas dapat menghilangkan sidik jari? Tentu saja jawabannya "Tidak". Nanas mengandung suatu senyawa yang disebut dengan bromelain yang merupakan senyawa pemecah protein. Pernah dengar 'kan penggunaan nanas untuk melunakkan daging? Sama dengan hal tersebut, bromelain pada nanas akan memecah protein yang ada di jari kita. Secara bertahap sidik jari akan menjadi samar. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, sidik jari akan terbentuk kembali dengan pola yang sama. Jadi, sidik jari yang kita miliki, tidak akan bisa menghilang maupun berganti menjadi pola sidik jari yang baru. Kecuali, jika jarimu dihilangkan, maka sidik jarimu juga akan menghilang. 


Bagaimana? Menarik bukan sidik jari yang kita miliki? 




Source:

https://medium.com/lessons-from-history/robert-phillips-and-john-dillinger-6af966b916fd

https://theuijunkie.com/pineapples-bromelain-fingerprints/amp/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah mengunjungi website resmi Himpunan Mahasiswa Kimia FMIPA UNY